Geometri molekul (bentuk molekul) adalah penataan atom yang menyusun molekul secara tiga dimensi. Geometri molekul menentukan beberapa sifat zat termasuk reaktivitas, polaritas, wujud zat, warna, magnetisme dan aktivitas biologisnya. Geometri molekul berhubungan dengan orientasi spesifik atom-atom yang saling berikatan satu dengan yang lainnya. Sudut-sudut ikatan antar atom tergantung dari kekuatan seluruh bagian molekul. Bentuk molekul... Continue Reading →
Ikatan Kovalen Polar dan Non Polar
Pada ikatan kovalen tidak dikenal kutub positif dan kutub negatif, tetapi ikatan kovalen dapat tertarik oleh medan listrik. Terjadinya kutub listrik dalam ikatan kovalen dikarenakan adanya polarisasi ikatan, yaitu peristiwa yang terjadi akibat adanya perbedaan kekuatan gaya tarik terhadap pasangan elektron yang digunakan bersama. Besarnya kekuatan gaya tarik elektron dari suatu atom dinyatakan sebagai harga... Continue Reading →
Ikatan Kovalen Koordinasi
Ikatan kovalen koordinasi merupakan ikatan kovalen yang pasangan elektron ikatannya berasal dari salah satu atom yang berikatan. Syarat terjadinya ikatan ini adalah atom pusat harus memiliki PEB (Pasangan Elektron Bebas). Pasangan elektron berasal dari salah 1 atom yang berikatan (PEB), sedangkan atom yang lain hanya menerima pasangan elektron yang digunakan bersama. Ikatan ini ditandai dengan... Continue Reading →
Ikatan Kovalen Rangkap Tiga
Ikatan kovalen tunggal adalah ikatan yang terbentuk dari penggunaan tiga pasang elektron secara bersama-sama oleh atom penyusunnya. Ikatan ini digambarkan dengan tiga pasang elektron atau tiga buah garis lurus.
Ikatan Kovalen Rangkap Dua
Ikatan kovalen rangkap dua adalah ikatan yang terbentuk dari penggunaan dua pasang elektron secara bersama-sama oleh atom penyusunnya. Ikatan ini digambarkan dengan dua pasang elektron atau dua buah garis lurus. Contohnya pada molekul O2 dan CO2.
Ikatan Kovalen Tunggal
Ikatan kovalen tunggal adalah ikatan yang terbentuk dari penggunaan bersama satu pasang elektron (setiap atom memberikan satu elektron valensi untuk digunakan bersama). Ikatan ini digambarkan dengan sepasang elektron atau sebuah garis lurus. Contoh nya pada molekul H2.
Ikatan Hidrogen
Ikatan hidrogen merupakan ikatan yang terjadi antara molekul-molekul polar yang mengandung atom hidrogen. Ikatan ini terbentuk antara atom H pada suatu molekul dengan atom pasangannya yang sangat elektronegatif. Ikatan hidrogen merupakan interaksi tarik-menarik (dipol-dipol) antara atom yang bersifat elektronegatif dengan atom hidrogen yang terikat pada atom lain yang juga bersifat elektronegatif. Jadi, ikatan ini tidak... Continue Reading →
Ikatan Logam
Ikatan logam adalah ikatan antar atom dalam suatu unsur logam dengan menggunakan interaksi antar elektron valensi. Unsur logam mempunyai kecenderungan untuk menjadi ion positif karena energi potensial ionisasi yang rendah dan mempunyai elektron valensi kecil. Salah satu teori yang dikemukakan untuk menjelaskan ikatan logam adalah teori lautan elektron. Atom-atom logam yang bermuatan saling berdekatan, kemudian... Continue Reading →
Ikatan Kovalen
Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi antaratom yang bergabung membentuk senyawa dengan cara memakai pasangan elektron bersama. Stabilitas tarikan dan tolakan yang terbentuk di antara atom-atom ketika mempergunakan bersama elektron dikenal sebagai ikatan kovalen. Ikatan kovalen terjadi antar unsur nonlogam yang mempunyai daya tarik elektron relatif besar. Ikatan ini terbentuk karena tidak memungkinkan terjadi serah... Continue Reading →
Ikatan Ion
Ikatan ion terjadi pada atom unsur yang mudah melepaskan elektron dan atom unsur lain menerima elektron tersebut. Ikatan ion sering disebut ikatan elektrovalen. Ikatan ion terjadi antara ion logam dan non logam. Ion positif terbentuk karena atom melepaskan elektron, sedangkan ion negatif terbentuk karena menerima elektron. Atom-atom yang bergabung dengan ikatan ion disebut senyawa ion.... Continue Reading →