Ikatan Logam

Ikatan logam adalah ikatan antar atom dalam suatu unsur logam dengan menggunakan interaksi antar elektron valensi. Unsur logam mempunyai kecenderungan untuk menjadi ion positif karena energi potensial ionisasi yang rendah dan mempunyai elektron valensi kecil. Salah satu teori yang dikemukakan untuk menjelaskan ikatan logam adalah teori lautan elektron. Atom-atom logam yang bermuatan saling berdekatan, kemudian elektron valensinya akan terdelokalisasi membentuk “lautan elektron” di sekitar ion-ion positif. Lautan elektron ini akan bertindak sebagai perekat atom-atom logam.

Contoh terjadinya ikatan logam yaitu tempat kedudukan elektron valensi dari suatu atom besi (Fe) dapat saling tumpang tindih dengan tempat kedudukan elektron valensi dari atom-atom Fe yang lain. Tumpang tindih antarelektron valensi ini memungkinkan elektron valensi dari setiap atom Fe bergerak bebas dalam ruang di antara ion-ion Fe+ membentuk lautan elektron. Karena muatannya berlawanan (Fe2+ dan 2e), maka terjadi gaya tarik-menarik antara ion-ion Fe+ dan elektron-elektron bebas ini. Akibatnya terbentuk ikatan yang disebut ikatan logam.

Sifat-sifat senyawa logam :

  1. Berupa padatan pada suhu ruang
  2. Titik leleh dan titik didih tinggi
  3. Bersifat keras, tapi tidak mudah patah jika ditempa
  4. Penghantar listrik yang baik

Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai