Latihan Soal

  1. Perhatikan data hasil percobaan berikut!
SifatZat PZat Q
Wujud zatPadatPadat
Kelarutan dalam airLarutTidak Larut
Daya hantar listrik dalam larutannyaKonduktorIsolator
Titik Leleh oC750-9

Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang terdapat pada zat P dan Q berturut-turut adalah …

a. Logam dan ion

b. Logam dan kovalen polar

c. Ion dan kovalen non polar

d. Logam dan kovalen non polar

e. Kovalen non polar dan kovalen polar

Senyawa P mempunyai wujud padat, dapat larut dalam air, dapat menghantarkan arus listrik dalam larutannya dan dapat memiliki titik leleh tinggi. Dengan demikian senyawa P memiliki ikatan ion. Senyawa Q mempunyai wujud padat, tidak larut dalam air, tidak dapat menghantarkan arus listrik, dan titik leleh rendah. Dengan demikian senyawa Q memiliki ikatan kovalen non polar. Sehingga jawaban yang tepat adalah C.

2. Konfigurasi elektron unsur S dan F berturut-turut adalah :

S = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4

F = 1s2 2s2 2p5

Jika S dan F berikatan membentuk senyawa SF4 , maka bentuk molekulnya adalah ….

a. Tertrahedral terdistorsi

b. Piramida segitiga

c. Piramida segiempat

d. Bipiramida segiempat

e. Huruf T

Atom S dan F saling membutuhkan elektron, maka terjadi pemakaian bersama pasangan elektron (berikatan kovalen) sehingga membentuk senyawa SF4.

Untuk menentukan bentuk molekul dapat menggunakan teori domain elektron.

SF4 memiliki 4 PEI dan 1 PEB sehingga bentuk molekulnya tetrahedral terdistorsi.

3. Molekul SF6 mempunyai bentuk oktahedral. Jika diketahui nomor atom S = 16, bentuk orbital hibrida SF6 adalah ….

a. sp

b. sp2

c. sp3

d. sp3d

e. sp3d2

Molekul SF6 mempunyai bentuk oktahedral. Dalam molekul SF6 yang menjadi :
Atom pusat = S (nomor atom 16)
Konfigurasi S = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4

Atom S akan berikatan tunggal dengan F(nomor atom 9), karena jumlah elektron valensi F adalah 7 sehingga hanya membutuhkan satu buah elektron lagi agar stabil secara oktet.

Konfigurasi F = 1s2 2s2 2p5

Sehingga jawaban yang tepat adalah E yaitu sp3d2

4. Ramalkan bentuk molekul BeF2!

Dalam molekul BeF2atom pusat Be mengikat 2 atom F.
4Be = 2,2 (Elektron valensi = 2 semua digunakan untuk ikatan)
9F = 2,7 (Elektron valensi = 7 satu elektron digunakan untuk ikatan)
Untuk molekul BeF2 = Jumlah electron valensi Be = 2.
Jumlah electron dari 2 atom F = 2 Jumlah electron = 4
Jumlah pasangan electron = 2
Jumlah pasangan electron ikatan = 2
Bentuk molekul BeF2 adalah linier.

Sumber : https://images.app.goo.gl/odiFS1mHbAirDNfW7

5. Ramalkan kepolaran senyawa NH3 !

Bentuk molekul NH3 adalah trigonal piramida, atom N lebih elektronegatif dari atom H. maka ikatan N-H adalah polar. Oleh karena bentuk NH3 trigonal piramida dan ikatan N-H yang polar mengarah ke atas pusat N maka momen dipolnya tidak sama dengan 0 sehingga bersifat polar. 4. P (nomor atom =15) konfigurasi elektronnya sama dengan [Ne] 3s2 3p3 Supaya dapat membentuk 5 ikatan kovalen, Maka satu electron dari orbital 3s harus dipromosikan ke orbital 3d. selanjutnya orbital 3s, 3orbital 3p, dan 1 orbital 3d mengalami hibridisasi membentuk orbital hibrida sp3d yang berbentuk bipiramida trigonal.

Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai